Latest Releases

Sabtu, 04 Februari 2017

sapi sonok madura

SAPI SONO' merupakan salah satu budaya dari dempo barat yang sangat kental di masyarat sekitar. Sapi sono' adalah sebuah kontes sapi dimana sapi akan berjalan beriringan seperi model dengan diiringi musik serone. Kehadiran kontes sape’sono’ tidak bisa di lepaskan dengan aspek geologis, struktur kemasyarakatan, budaya dan teknologi pemeliharaan sapi yang berkembang di masyarakat pendukungnya. Termasuk juga peran pemererintah dalam mendorong peternak sapi menjaga dan mengembangkan kualitas sapi ternak.
            Di pamekasan wilayah utara ditemukan usaha masyarakat setempat untuk mengembangkan sape’ sono’. Sedangkaan perlakukan masyarakat terhadap sapi ternak di wilayah selatan dan wilayah utara sedikit berbeda. Walaupun, secara umum masyarakat peternak masih mengambil jasa terhadap tenaga ternaknya seperti kegiatan petani,yaitu membajak sawah tetapi di wilayah utara perlakuan khusus terhadap ternaknya upaya mempertahankan kualitas sapi. Berawal dari perlakuan inilah muncul seni tradisional yang berkaitan dengan cara dan kebanggan peternak terhadap sapi ternaknya, seperti sape’ taccek dan sape’ sono’. Munculnya traisi sape’ sono’ di pamekaan, selain berhubungan dengan lahirnya bibit-bibit sapi betina yang dari pejantan unggul, juga tidak bisa dilepaskan dan kegemaran dan kebiasaan masyarakat terhadap usaha pertanian dan pemeliharaan sapi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tradisi sape’sono’ memiliki perjalanan yang cukup panjang. Berasal dan kebiasaan memanfaatkan tenaga sapi untuk membajak sawah, memandikan dan menjemur atau memajang sapi yang kemudian dikenal dengan sape taccek, dan terakhir kontes atau festival sape’sono’ diakui sebagai kesenian khas pamekasan.

            Sape’ taccek adalah sapi yang di pajang dengan menggunakan tali dan ditambat pada dua pohon atau ditambatkan e’taccek pada dua buah patok. Taccek adalah sepotong kayu atau bamboo atau bambu yang ditancapkan dipekarangan rumah para peternak yang digunakan untuk memajang atau menaruh sapinya.

Read »

Jumat, 03 Februari 2017

Kondisi Geografis Desa

            Desa Dempo Baratdi Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan memiliki luas administrasi 772,01 ha, terdiri dari 10 dusun yaitu Dusun Karangtenga, Dusun Toroi, Dusun Pandian, Dusun Kembeng, Dusun Patemon, Dusun Potreh, Dusun Pajenten, Dusun Bence, Dusun Jurang Dalam, Dusun Duwe’ Pote
 dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

    • Sebelah Utara     : Desa batu kerbuy
    • Sebelah Timur    : Desa dempo timur
    • Sebelah Selatan  : Desa sana tengah
    • Sebelah Barat     : Desa tlontoraja
Pola pembangunan lahan di Desa Dempo Barat lebih di dominasi oleh kegiatan pertanian tanaman jagung. Secara umum, kondisi fisik Desa Dempo Barat memiliki kesamaan dengan desa-desa lain di wilayah kecamatan Pasean . Desa Dempo Barat merupakan daerah dataran tinggi . Desa Dempo Barat  memiliki luas wilayah 772,01 Ha yang terbagi dalam enam fungsi penggunaan yaitu tanah sawah, tanah kering, tanah basah, tanah perkebunan, fasilitas umum, dan tanah hutan. Ditinjau secara klimatologis, Desa Dempo Barat merupakan daerah dengan iklim tropis yang memiliki tingkat curah hujan yang tinggi.


Read »

Desa Dempo Barat

Desa Dempo Barat terletak di Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Desa Dempo Barat merupakan penghasil bibit unggul terbaik Sapi Tacce' maupun Sapi Sonok. Saat ini Desa Dempo Barat dipimpin oleh Bapak Joko Pranoto Selaku Kepala Desa yang berjabat saat ini. Struktur organisasi pemerintah desa Dempo Barat terdiri dari:
1.    Kepala  Desa
2.    Sekretaris Desa
3.    Kepala urusan (Kaur umum, Kaur Perencanaan Program, dan Kaur Keuangan)
4.    Kepala Seksi (Kasi Pemerintahan, Kasi Pembangunan, Kasi Kesejahteraan Masyarakat)
5.    Kepala Dusun
Desa Dempo Barat terbagi menjadi menjadi 10 dusun yaitu:
1.    Dusun Karangtenga
2.    Dusun Toroi
3.    Dusun Pandian
4.    Dusun Kembeng
5.    Dusun Patemon
6.    Dusun Potreh
7.    Dusun Pajenten
8.    Dusun Bence’
9.    Dusun Jurang Dalam
10.  Dusun Duwe’ Pote
Dusun-dusun yang ada di desa Dempo Baratmempunyai sejarah asal-usul nama dusun yaitu sebagai berikut :
1.    Dusun Karangtenga
2.    Dusun Toroi
Dinamakan sebagai dusun toroi,? Nama toroi sendiri diambil dari nama pohon yang mana di dusun tersebut  terdapat banyak sekali tumbuhan pohon toroi, sehingga masyarakat dusun setempat memberi nama atas dusun tersebut dengan nama dusun Toroi.
3.      Dusun Pandian
Di Dusun tersebut terdapat tempat untuk mensucikan atau memandikan keris yang disakralkan oleh orang-orang zaman dahulu dan hingga saat ini tempat itu masih ada dan dipercayai oleh warga. Sehingga Dusun tersebut dinamakan Dusun Pandian.
4.    Dusun Kembeng
Dusun tersebut dinamakan Kembeng karena pada zaman dahulu di daerah tersebut terdapat banyak sekali bunga kenanga sehingga masyarakat setempat memberi nama Dusun tersebut Dusun Kembeng. Namun, pada saat ini sudah tidak terdapat bunga kenangan di tempat tersebut di karenakan lahan-lahannya digunakan untuk bercocok tanam.
5.    Dusun Patemon
6.    Dusun Potreh
Sama halnya dengan Dusun Kembeng nama Potreh di ambil dari nama pohon yang terdapat di tempat tersebut. Pohon tersebut berwarna putih dan masyarakat sekitar menyebutnya Potreh.
7.    Dusun Pajenten
8.    Dusun Bence’
9.    Dusun Jurang Dalam
10.  Dusun Duwe’ Pote
Visi Dan Misi
Visi
Berdasarkan dari hasil kajian masalah dan potensi yang telah dilakukan di tingkat dusun dan desa,maka dalam penyusunan RPJM-Des telah ditetapkan Visi Desa Dempo Barat ke depan yaitu :
“Menjadikan desa Dempo Barat sebagai sebuah desa MANDIRI PANGAN dengan mengembangkan potensi yang ada di dalam desa seperti lahan Pertanian yang luas serta menjadikan desa Dempo Barat sebagai sentra peternakan”.

Misi
Misi pembangunan desa adalah sesuatu yang diemban atau dilaksanakan oleh pemerintah desa, sesuai visi pembangunan desa yang telah ditetapkan, agar tujuan pembangunan desa dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Dalam rangka memberikan kemudahan bagi penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan, maka misi pembangunan Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan Tahun 2015-2020 dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.    Meningkatkan kwalitas sumber daya manusia ( SDM ) masyarakat  desa Dempo Barat.
2.    Menjadikan RPJM-Desa sebagai tanggung jawab bersama,sehingga mampu menjadikan desa Dempo Barat ke depan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan bersama dalam rangka membangun desa Dempo Barat 5 tahun kedepan.
3.    Mengembangkan potensi yang ada seperti hasil pertanian, serta peternakan.
4.    Meningkatkan kemampuan dan keterampilan para kelompok tani , serta para peternak.

5.    Penguatan akses pemasaran bagi hasil pertanian yang ada, dan produksi ternak yang sangat banyak. 



Read »

Sejarah Desa Dempo Barat

Asal mula terbentuknya desa dempo barat bermula dari pertempuran antar dua pangeran yakni pangeran Dempo Abang dan Joko Tole. Peperangan ini berlangsung diatas udara, yang mana Dempo Agung sendiri menaiki perahu dan Joko Tolemenaiki Kuda Terbang. Pada akhirnya  pertarungan ini dimenangkan oleh Joko Tole, pangeran Dempo Abang tidak  bisa menghindari pukulan Joko Tole yang mengenai Perahu Dempo Abang, dan karena pukulan Joko Tole perahu yang dikendarai oleh Dempo Abang hancur dan berserakan hingga di Dempo.


 Pecahan perahu yang berserakan di desa tersebut  masyarakat setemapat mengira itu adalah jasad dari Dempo Agung. Sehingga masyarakat setempat memberikan nama desa tersebut dengan Dempo. Di Dempo sendiri terdapat terdapat bukit yang berbentu seperti perahu, bukit berbentuk yang perahu itu sudah bisa dijadikan bukti bahwa zaman dulu telah terjadi pertarungan antara Dempo Abang dan Joko Tole.
Dahulu Dempo hanya terdiri satu wilayah saja, karena Dempo memiliki wilayah yang begitu luas wilayah untuk satu desa. Sehingga wilayah desa Dempo dibagi menjadi dua wilayah yakni Desa Dempo Basrat dan Desa Dempo Timur.
Dempo Barat merupakan sebuah desa/kelurahan yang merupakan wilayah pasean, kabupaten pamekasan. Desa ini memiliki sejumlah dusun di dalamnya. Desa Dempo Baratdipimpin oleh Kepala Desa:
1.    H. Ibrahim
2.    H. Said
3.    H. Mutaram
4.    H. Achmad Hairuddin (42 tahun)
5.    H. Cipto Prayitno (16 tahun)
6.    Sukandar (6 tahun)
7.    Joko Pranoto (Saat ini)
Read »

Ads

Copyright © 2016 Dempo Barat - Pasean

Blogger Templates Designed by Templatezy